Tips Penting Renovasi Rumah agar Hemat Budget

Posted by Harga Sabun Saffron Asli on

Tips Penting Renovasi Rumah agar Hemat Budget

Selayaknya manusia, rumah juga semakin tua. Tanda-tanda penuaannya bisa Anda lihat mulai dari cat yang sudah mulai kusam, atap yang retak-retak atau bahkan bocor, dan kerusakan lainnya. Jika hal-hal tersebut muncul, mungkin ini saatnya Anda untuk renovasi rumah.

Renovasi yang besar membutuhkan budget yang besar. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mencari cara untuk menekan anggaran renovasi rumah. Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk bisa mereduksi biaya-biaya yang sebenarnya bisa dihilangkan atau dikurangi dalam proses renovasi. Ikuti cara-cara berikut untuk bisa menekan anggaran renovasi rumah.

1. Membuat Rincian Prioritas Renovasi

Sebelum memulai renovasi, lihat ke sekeliling rumah dan tentukan bagian mana yang paling krusial untuk diperbaiki. Memang idealnya semua kerusakan perlu diperbaiki dan kekurangan mesti ditambah. Namun jika budget terbatas, Anda perlu menentukan skala prioritas bagian mana yang perlu diperbaiki sesegera mungkin atau ruangan apa yang perlu ditambah fungsi atau fiturnya. Cocokkan skala prioritas dengan budget awal dan mulai dari situ.

2. Membuat Perencanaan Biaya

Ketika perencanaan renovasi secara umum sudah ditentukan, Anda bisa mulai untuk melakukan perencanaan biaya terkait jumlah dana yang akan dialokasikan ke setiap poin-poin renovasi. Cara ini dapat membantu Anda untuk tetap bertahan pada budget yang sudah ditentukan di awal dan tidak menambah biaya di tengah-tengah. Alokasi budget yang jelas juga nantinya akan membantu dan mempercepat proses konsultasi dengan kontraktor yang Anda pilih.

3. Tentukan Batas Waktu yang Pasti

Sebelum lanjut ke tahap pemilihan dan konsultasi dengan kontraktor, Anda perlu menentukan sendiri batas waktu atau deadline dari renovasi karena akan berdampak pada banyak hal. Hal-hal tersebut adalah seberapa besar skala renovasi dan apakah Anda beserta keluarga harus menyewa tempat tinggal lain sambil menunggu renovasi selesai atau masih bisa tinggal di rumah. Keputusan seperti ini punya potensi untuk menambah biaya.

Dengan menentukan batas waktu yang pasti, Anda bisa jauh dari risiko yang tidak diinginkan serta dari pihak kontraktor juga bisa mengefisiensikan pekerjaan mereka.

4. Pilih Kontraktor yang Tepat

Langkah selanjutnya adalah memilih kontraktor yang sudah terbukti kualitas pekerjaannya. Pastikan bahwa mereka mempunyai servis yang mumpuni dan portofolio yang sama bagusnya. Mempekerjakan kontraktor profesional akan mengurangi risiko penyelesaian mundur dari batas waktu renovasi, uang yang terbuang sia-sia karena pekerja yang nakal dan koruptif, pengerjaan yang serampangan, atau bahkan yang paling ekstrim kontraktor yang kabur.

5. Lakukan Riset Terlebih Dahulu

Setelah memilih dan melakukan konsultasi dengan kontraktor, Anda akan menerima penawaran untuk biaya renovasi dari mereka. Untuk menghindari mark up atau penggelembungan harga, Anda perlu melakukan riset mandiri khususnya harga-harga material yang rentan untuk digelembungkan. Lakukan riset mengenai harga jasa kontraktor yang bisa menjadi dasar untuk melihat apakah harga jasa yang ditawarkan masuk akal atau ada potensi digelembungkan.

6. Terapkan Prinsip Reuse, Reduce, Recycle

Esensi dari renovasi memang memperbarui apa yang sudah usang atau rusak, namun tidak ada salahnya menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, and Recycle), khususnya terkait dengan furnitur dan perabotan. Apabila masih bisa diperbaiki dengan harga yang lebih murah daripada membeli baru, buat apa membuang-buang uang untuk membeli yang baru. Selain memperbaiki, Anda juga bisa menyegarkan tampilan furnitur-furnitur yang awalnya ingin diganti atau dibuang.

7. Bersikap Realistis

Setiap orang boleh saja bermimpi merenovasi ini itu, tapi tetap saja kita harus realistis dengan anggaran. Jika punya anggaran hanya Rp100 juta, lalu kita mau mengubah strukur dan desain rumah secara keseluruhan tentu sangat sulit, karena itu, realistislah pada anggaran. Berkomunikasilah dengan arsitek atau kontrakor kamu, karena tentunya mereka lebih tahu apa saja yang bisa direnovasi dengan anggaran yang kamu miliki.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan Anda bisa melakukan efisiensi biaya dan anggaran renovasi lebih lagi. Penghematan sekecil apapun pasti akan sangat berarti dan bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain atau dikembalikan ke dana darurat atau tabungan.

Sumber : https://suwun.co.id/blog/tips-penting-renovasi-rumah-agar-hemat-budget/

Previous
« Prev Post